Oktober
merupakan bulan yang sering mendapat perhatian bagi pecinta Bahasa Indonesia.
Di bulan tersebut Bahasa Indonesia pertama kali dicetuskan sebagai bahasa
persatuan. Hal ini terungkap dalam bagian isi Sumpah Pemuda yang dicetuskan
pada tanggal 28 Oktober 1908 yang berbunyi, “Kami Putra dan Putri Indonesia,
menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.”
Untuk
memperingati hal tersebut Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa
Indonesia SMP MTs Kota Pekalongan mengadakan kegiatan Bulan Bahasa. Tema
kegiatan Bulan Bahasa tahun 2018 adalah “Dengan Semangat Bulan Bahasa Kita
Tingkatkan Kompetensi Guru dan Peserta Didik Guna Kemajuan Bangsa.” Menurut Kasiyono, S. Pd dalam laporannya
selaku ketua panitia Bulan Bahasa Tahun 2018, selain untuk memperingati bulan
dicetuskannya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, kegiatan Bulan Bahasa
Tahun 2018 ini bertujuan untuk:
(1) Meningkatkan kompetensi guru dan peserta didik
(2) Memupuk rasa cinta dan bangga terhadap Bahasa Indonesia.
(3) Mempererat persatuan dan kesatuan Bangsa.
(4) Memperoleh bibit-bibit unggul dalam pelaksanaan lomba yang
sejenis di tingkat kota ataupun tingkat atasnya.
Acara
tersebut dibuka oleh Bapak Soeroso, M. Pd., selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota
Pekalongan Senin (8/10/2018) lalu. Dalam membuka acara tersebut beliau
berpesan kepada guru-guru yang hadir
dalam acara pembukaan tersebut agar selalu meningkatkan kompetensinya. Selain
itu beliau juga berpesan agar
pembelajaran di kelas dilakukan dengan cara yang menyenangkan sehingga siswa
tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, setiap guru harus
mempunyai rasa bahagia saat mengajar, karena dari guru yang bahagia bisa
menyebarkan energi positif untuk peserta didiknya.
Rangkaian
kegiatan Bulan Bahasa Tahun 2018 terbagi menjadi dua kegaitan yakni workshop
untuk peningkatan mutu guru dan kegiatan lomba untuk peserta didik. Kegiatan
workshop seputar materi Penyusunan Soal High Order Thinking (HOTS) dan
Pemanfaatan Asassement Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) for School yang sudah
dimulai pada tanggal 8 Oktober 2018 setelah acara pembukaan Bulan Bahasa di
sanggar MGMP Kota Pekalongan. Selanjutnya workshop akan dilanjutkan pada
tanggal 15, 22 Oktober
dan tanggal 5 November 2018. Peserta workshop adalah seluruh guru bahasa
Indonesia SMP/MTs di Kota Pekalongan yang jumlahnya sekitar 85 orang. Pemateri workshop adalah tenaga professional
di bidangnya yang telah memenuhi kriteria sebagai pengisi materi. Adapun para
pemateri tersebut adalah Bapak Mabruri, S. Pd yang saat ini menjabat Kepala
Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bapak Kadaryanto, S. Pd yang merupakan
pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Ibu Ernika Sondang
SHS, S. Pd yang merupakan Instruktur Kurikulum 2013 dan Ibu Siti Kurnia
Khasanah, M. Pd yang saat ini merupakan ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP MTs
Kota Pekalongan.
Adapun lomba
untuk peningkatan kompetensi peserta didik akan dilaksanakan pada tanggal 29
Oktober 2018 dengan jenis lomba menulis cerpen, serta cipta dan baca puisi yang
diikuti oleh perwakilan satu siswa dari masing-masing sekolah untuk setiap
cabang lombanya. Untuk juri lomba berasal dari akademisi, pegiat seni, dan
tenaga professional dari dalam kota maupun luar Kota Pekalongan.
Adapun
sekolah yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti rangkaian kegiatan Bulan
Bahasa Tahun 2018 sejumlah tiga puluh tiga sekolah baik itu Sekolah Menengah
Pertama (SMP) negeri maupun swasta dan dari beberapa Madrasah Tsanawiyah (MTs)
dari Kota Pekalongan. MGMP Bahasa Indonesia SMP MTs Kota Pekalongan
menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan
ini, khususnya Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Forum MKKS Kota Pekalongan,
dan seluruh SMP/MTs yang ada di Kota Pekalongan. Mudah-mudahan pelaksanaan
kegiatan Bulan Bahasa Tahun 2018 oleh MGMP Bahasa Indonesia SMP MTs kota
pekalongan diberi kelancaran guna mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Marilah kita memiliki rasa cinta dan bangga kepada Bahasa Indonesia untuk
memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.
(*) Siti
Kurnia Khasanah, M. Pd adalah alumnus Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia,
Universitas Negeri Semarang. Saat ini beraktivitas sebagai guru Bahasa
Indonesia di SMP Negeri 5 Pekalongan, Jawa Tengah. Beliau juga sebagai ketua
MGMP Bahasa Indonesia SMP/ MTs Kota Pekalongan sejak Januari 2018.